Ingin Tapi Tak Pernah
Ingin tapi tak pernah?
Judul ini saya karang saja untuk menggambarkan sebuah keinginan yang sampai saat ini masih belum bisa saya laksanakan. Saya penasaran bagaimana sensasinya, bagaimana caranya, sehingga hal itu bisa dinikmati dan membawa dampak positif bagi saya khususnya dan orang banyak secara umum. Sebagai objek, hal itu adalah sumber dari ilmu yang muncul dipikiran seseorang bahkan bisa sebagai acuan untuk bernarasi. Iya itu adalah buku, sebuah kertas dengan banyak tumpukan dan berisikan tulisan-tulisan baik tulisan sejarah, politik, sosial,ekonomi dan budaya. Sebagai seorang pemula tentu membaca adalah hal yang biasa toh sekedar baca tulisan, tetapi ada beberapa orang yang membaca dengan sangat² menghayati sehingga setiap bacaan bisa di cermati dengan baik-baik makna perkata dari bacaan tersebut. Kira-kira cara supaya membaca tidak hanya sekedar membaca tapi bisa dihayati dan di serap?. Itu masih menjadi tanda tanya dalam diri saya.
Komentar
Posting Komentar